Thursday, 20 October 2011

Seorang Tua Bernama AYAH



bersimpuh di penjuru waktu
utk menghitung baki usia
lalu berdoa
agar nafas blm berhenti

dirasan perjalanan hidup
masih terlalu jauh
meski sebenarnya cukup disedari
kematian kini makin menghampiri

ada keperitan yg hebat
menyeksa dlm dadanya
namun x diendah
keringat tetap diperah

melewati penghujung mlm
dekah batuk merobek sunyi
mengah nafas bergelombang
tercungap-cungap menggapai udara
pedih di dada x tertahan

mengenang anak-anak
mengenang sakin semakin akrab
masihkan ada sisa supaya
menujah penat mengais belanja

itulah insan mulia
seorg tua bernama Ayah
teramat berat beban digalas
ditangannya tergenggam amanah ALLAH

p/s: panjatkanlah doa buat ibu bapa kita. dan sedekahkan kepada ibu bapa kita  al-fatihah sekiranya mereka sudah tiada

No comments:

Post a Comment